Logo Ilmu Batin

Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 


KONSULTASI

 


Untuk berkonsultasi dengan Ust. Ajib, silakan konfirmasi ke Customer Service terlebih dahulu

  Jam Kerja

  Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Untuk respon cepat, silahkan menghubungi kami pada hari dan jam kerja di atas

Keutamaan Bersholawat Dalam Sabda Rasul

Kumpulan Artikel » Sholawat Khusus » Keutamaan Bersholawat Dalam Sabda Rasul


Keutamaan Bersholawat Dalam Sabda RasulBerikut beberapa keutamaan shalawat yang telah dicantumkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam Haditnya dan hal-hal yang berkenaan dengannya yang di kutip dari Kitab-kitab Karya Al Habib Abdullah Bin Alawi Al Haddad seorang ulama besar abad 17. Shalawat untuk Rasulullah SAW memiliki keutamaan yang besar dan menghasilkan manfaat yang banyak di dunia dan akhirat bagi orang-orang yang banyak mengucapkannya. Allah Ta’ala berfirman yang terjemahannya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah penghormatan kepadanya.” (Al Ahzab:56)

Cukuplah bagimu apa yang di sebutkan Allah SWT di atas sebagai penghormatan dan pengagungan bagi Nabi-Nya serta dorongan bagi para hamba-Nya yang mu’min untuk mengucapkan shalawat dan salam baginya. Dan dibawah ini merupakan beberapa hadits Nabi yang menjelaskan keutamaan bersholawat atasnya, sebagai berikut:

  • Nabi Muhammad SAW Bersabda:

“Barangsiapa bershalawat untukku sekali, maka Allah Bershalawat untuknya 10 kali.”  Dan Seorang alim ulam’ berkata: “Andaikata Allah bershalawat untuk hamba sepanjang umurnya sekali, niscaya hal itu telah cukup baginya sebagai kehormatan dan kemuliaan.”

Maka bagaimana dengan 10 shalawat untuk setiap shalawat yang di ucapkan muslim untuk Nabinya? Maka Segala Puji bagi Allah atas karunia-Nya yang banyak dan pemberian-Nya yang besar.

  • Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa bershalawat untukku sekali, maka Allah bershalawat untuknya 10 kali, dan mengangkat baginya 10 derajat, menulis baginya 10 kebaikan dan menghapus darinya 10 kesalahan.”

  • Nabi SAW juga bersabda:

“Orang yang paling banyak mendapat perhatianku pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak shalawatnya untukku”.

  • Nabi SAW bersabda:

“Barangsiapa mengucapkan ‘Allahumma Shalli ‘Alaa Muhammad Wa Anzilhu al-Maq’adal Muqarrab ‘indaka Yaumal Qiyaamah.’ (Ya Allah bershalawatlah untuk Muhammad dan tempatkan dia di tempat yang dekat di sisi-Mu pada hari kiamat), maka Wajiblah ia mendapat syafa’atku”.

  • Dalam sabdanya SAW:

”Barangsiapa mengucapkan, Jazallahu ‘Anna Muhammad Maa Huwa Ahluhu (Semoga Allah membalas jasa Muhammad terhadap kami sebagaimana mestinya), maka ia pun telah memayahkan 70 malaikat menulis selama 1000 pagi”

  • Rasulullah SAW bersabda:

“Bershalawatlah kalian untukku di mana pun kalian berada, karena shalawatmu sampai kepadaku.”

Di riwayakan bahwa Allah mempunyai Malaikat-malaikat yang berkeliling bumi menyampaikan kepada Nabi SAW, Shalawat dari ummatnya yang bershalawat untuknya.
Diriwayatkan pula bahwa tidaklah seorang dari ummatnya memberi salam kepadanya, melainkan Allah mengembalikan ruhnya yang mulia kepadanya hingga menjawab salamnya. Telah di riwayatkan pula jawaban yang berlipat atas siapa yang memberi salam Kepada nya SAW.

  • Nabi SAW bersabda:

“Telah menjadi hina orang yang namaku di sebut di dekatnya, namun ia tidak bershalawat untukku”

  • Rasul SAW bersabda:

“Barangsiapa yang aku di sebut di dekatnya, namun tidak mengucapkan shalawat untukku, ia pun telah menyimpang dari jalan syurga”

  • Nabi SAW bersabda:

“Perbanyaklah mengucapkan shalawat untukku pada hari jum’at, karena shalawat untukku di tunjukkan kepadaku pada setiap Jum’at. Maka yang terdekat di antara mereka kedudukannya dariku pada hari kiamat ialah yang paling banyak bershalawat kepada ku”.

  • Nabi SAW juga bersabda:

“Bershalawatlah kalian untukku pada malam yang cemerlang dan hari yang indah.” Yakni, malam Jum’at dan siangnya.

Oleh karena itu setiap mu’min patut memperbanyak shalawat untuk Rasul SAW dalam seluruh waktunya dan pada malam Jum’at dan siangnya secara khusus. Hendaklah ia menggabungkan salam dengan shalawat untuknya. Allah telah menyuruh mengucapkan keduanya bersama-sama.

Di sebutkan dalam hadits dari Allah Ta’ala bahwa Dia berkata kepada Nabi SAW: “Barangsiapa bershalawat untukmu, Aku pun bershalawat untuknya. Dan siapa mengucapkan salam untukmu, Aku pun mengucapakan salam untuknya”.

Maksud dari hadits tersebut ialah: Bagi siapapun mengucapkan shalawat dan salam untuk Nabi SAW, hendaknya ia ucapkan shalawat dan salam untuk keluarga Nabi SAW sesudahnya, karena Beliau SAW menyukai hal itu bagi mereka. Telah di riwayatkan banyak hadits mengenai hal itu. Disebutkan dalam suatu atsar bahwa shalawat yang di dalamnya tidak terdapat shalawat untuk keluarga Nabi Muhammad SAW maka shalawat tersebut di namakan shalawat yang buntung. Wallahu A’laam

Artikel berkaitan Amalan Sholawat Istimewa:

 

Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 


  Jam Kerja

  Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Untuk respon cepat, silahkan menghubungi kami pada hari dan jam kerja di atas