Logo Ilmu Batin

Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 


KONSULTASI

 


Untuk berkonsultasi dengan Ust. Ajib, silakan konfirmasi ke Customer Service terlebih dahulu

  Jam Kerja

  Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Untuk respon cepat, silahkan menghubungi kami pada hari dan jam kerja di atas

Mimpi Bertemu Nabi SAW dengan Bersholawat

Kumpulan Artikel » Sholawat Khusus » Mimpi Bertemu Nabi SAW dengan Bersholawat


Umat islam mana yang tak mau mimpi berjumpa dengan Beliau, beliau yang namanya selalu dipuja-puji oleh seluruh dunia, beliau yang selau dinanti-nanti syafa'atnya, beliau adalah manusia yang sangat mulia, beliau adalah cahaya alam semesta, beliau adalah cahaya diatas cahaya, beliau ialah kekasih allah, ya Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Dibawah ini kami akan ceritakan kisah yang inspiratif dan patut untuk dijadikan teladan buat kita. sebagai berikut:

Pada siang itu, dengan wajah muram dan sedih seorang murid bersimpuh di hadapan gurunya. guru tersebut dengan suara berwibawa bertanya, “Apa gerangan yang merisaukanmu nak?”

“Wahai guru, sudah lama saya ingin melihat wajah Rasulullah walau hanya lewat mimpi. Tetapi sampai sekarang keinginan itu belum terkabul juga” jelas si murid.

“Oo..rupanya itu yang engkau inginkan. Tunggu sebentar…” Setelah diam beberapa saat, lalu berkatalah sang guru:

“Nanti malam, datanglah engkau kerumahkua. Aku mengundangmu makan malam dan menginap dirumah”

Murid pun mengangguk kemudian pulang ke rumahnya. Setelah tiba malam hari, pergilah dia ke rumah gurunya tersebut untuk memenuhi undangannya. Dia merasa sangat heran melihat guruhnya menghidangkan ikan asin. Dan hatinya bertanya-tanya "biasanya tamu disuguhi makanan yang enak, lalu kenapa ini hanya ikan asin saja?"

“Makanlah semua ikan itu. Jangan sisakan sedikitpun!” kata guru kepada muridnya.

Karena ia adalah murid taat, dia habiskan seluruh ikan asin yang disuguhkan. Selesai makan, dia merasa kehausan. Dia segera meraih segelas air dingin di hadapannya.

“Letakkan kembali gelas itu!” perintah gurunya. “Kau tidak boleh minum air itu hingga esok pagi!”

Dengan penuh rasa heran ia menuruti perintah gurunya. Malam itu dia tak bisa tidur. Lehernya serasa tercekik karena kehausan. Dia membolak balikkan badannya hingga akhirnya tertidur karena kelelahan. Apa yang terjadi? Malam itu dia bermimpi minum air sejuk dari sungai, mata air dan sumur. Mimpi itu sangat nyata. Seakan akan benar terjadi padanya.

Begitu bangun paginya, dia langsung menghadap pada gurunya. Ia pun menceritakan tentang mimpinya.

“Wahai guru, bukannya mimipi berjumpa Rasulullah, saya malah bermimpi minum air”

Tersenyumlah guru mendengar jawaban muridnya. Dengan bijaksana dia berkata, “Begitulah, makan ikan asin membuatmu amat kehausan sehingga kau hanya memimpikan air sepanjang malam. Jika kau merasakan kehausan semacam itu akan Rasulullah, maka kau akan melihat ketampanannya”

Terisaklah si murid. Dia sadar betapa cintanya kepada Rasulullah hanyalah sebatas kata. Kerinduan sebatas pengakuan saja.

Kondisi si murid adalah kondisi hati kebanyakan kita semua. Cinta pada dunia menutupi cinta kita pada Nabi dan akherat. Dan hati kita sangat sulit merasakan nikmatan saat bershalawat. Apalagi bergetar dan meneteskan air mata kerinduan, malahan dimasa sekarang banyak yang lebih merindukan kekasih nya dari pada syafa'at Rasulullah. Semoga Allah mengampuni kita atas semua perilaku kita yang lebih mengutamakan dunia.

Tetapi kita tak perlu berkecil hati. Yang kita bahas diatas adalah shalawat pecinta, sementara kita adalah shalawat pemula. Bagi pemula, Syaikh Muzaffer Ozak (penutur cerita mimpi diatas) berpesan, “Bila kau terus mengulang ulang shalawat dengan ikhlas, hampir pasti akan menjumpai Rasulullah dan siapapu yang melihatnya hampir pasti akan mendapat syafaatnya”

Jadi, kesimpulannya adalah melantunkan shalawat bagi pemula laksana menanam benih. Mula mula dalam ucapan, lalu dalam pikiran. Bukankah segala tindakan selalu bermula dari pikiran? Apa yang sedang anda pikirkan saat ini menciptakan kehidupan masa depan anda. Anda menciptakan hidup anda dengan pikiran anda. Apa yang paling anda pikirkan dan fokuskan adalah apa yang akan muncul dalam hati anda. Apapun yang anda tanam, itulah anda tunai dan manisnya akan terasa jika yang anda tanam adalah kebaikan.

“Kau adalah pikiranmu saudaraku! Sisanya adalah tulang dan otot. Jika engkau memikirkan bunga mawar, engkau adalah taman mawar. Jika engkau memikirkan duri, engkau adalah kayu bakar” demikian senandung Jalaluddin Rumi dalam Matsnawi (2:277-8)

Dengan banyak bershalawat, menyebut nama Nabiyullah, keluarganya dan sahabat-sahabatnya jadi kita sama dengan berada ditaman cinta Rasulullah, menjadi tindakan yang memancarkan keharuman akhlak Sang Teladan Segala Zaman.

Para psikolog pun belakangan membuktikan bahwa karakter manusia dapat diubah secara menyeluruh dengan pengulangan kata kata tertentu. Dan hasil yang dicapai melalui kata kata itu ternyata mengagumkan. RMP (repetitive magic power) istilah mereka. “Segala sesuatu yang anda pancarkan lewat pikiran, perasaan, citra mental dan tutur kata anda, akan didatangkan kembali ke dalam kehidupan anda,” tegas Ponder, salah seorang pakar law of attraction.

Maka beruntunglah kita yang terlahir dalam naungan agama islam, yang hidup di tanah air ini yang didalamnya shalawat selalu menyertai tahap tahap kehidupan kita. Saat dilahirkan (aqkiqaha), bahkan sejak dalam kandungan 7 bulan, dikhitan, dinikahkan, lulus ujian dan ketika meninggal dunia, semua tahapan itu diisi dengan bacaaan shalawat Nabi. Itulah cara orang tua kita dahulu menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah dihati kita. Tiada hari tanpa siraman shalawat, agar pohon kerinduan kepada Rasulullah terus tumbuh subur dan menakjudkan orang yang menanamnya.

Jika anda ingin termasuk dalam golongan tersebut berarti anda harus mengamalkan sholawat istimewa, sholawat tersebut akan membantu anda menjadi orang yang mendapatkan syafa’at beliau. Dan jika anda ada kesulitan dalam mengamalkannya, kami bisa membantu membimbing anda. Yaitu dengan mengamalkan salah satu atau lebih Amalan Sholawat Istimewa kami dan anda juga akan dibimbing oleh Ustadz ajib Mustajib.

Anda akan mendapatkan banyak manfaat jika anda mengamalkan amalan kami, amalan kami murni amalan putih, maksudnya yang tidak mencampurkan bentuk kejawen, namun hanya mengunakan media doa serta dzikir pendek dan mudah dihafalkan. Yang jika diamalkan dengan ikhlas dan istiqomah maka akan mendapatkan berlimpah-limpah syafa’at. Aamiin.

Artikel berkaitan Amalan Sholawat Istimewa:

Pesantren Online

Alfalah Darussalam

Akta Notaris No 35 Tgl 14 Oktober 2008, Ijin Operasional No. KD.11.20/5.A/PP.00/2515/08

 

 

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 


  Jam Kerja

  Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Untuk respon cepat, silahkan menghubungi kami pada hari dan jam kerja di atas